Liputan: Grand Final Panhac 2007
September 1st, 2007 by redaksi

Pada tanggal 1 Agustus yang lalu bertempat di lantai dasar Mangga Dua Mall, Jakarta telah dilangsungkan kompetisi Grand Final Pazia National Hacking Competition 2007 (disingkat: Panhac). Acara diawali dengan kompetisi lokal untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Seusai ditentukan pemenang wilayah Jakarta, acara dilanjutkan dengan istirahat dan makan siang.

Gambar. 01
Pemenang Lokal Jakarta
Acara grand final sendiri baru dimulai sekitar pukul 1 siang. Beberapa pertunjukan dan atraksi pembuka menyambut dimulainya puncak acara, diantaranya lomba kuis dan sexy dancer. Yang terakhir disebutkan mengundang kehebohan dan riuh rendah dari penonton. Tak urung hal ini membuat jantung peserta naik turun dibuatnya
termasuk juga panitia dan pembicara

Gambar. 02
Sexy Dancer Panhac 2007
Grand Final kali ini diikuti oleh 15 orang peserta perwakilan pemenang dari 10 kota (Medan, Padang, Bandung, Semarang, Jogja, Surabaya, Bali, Lampung, Makassar, Jakarta) dan pemenang kompetisi online sebelumnya. Perbedaan Grand final kali ini dengan babak penyisihan di kota-kota sebelumnya adalah masing - masing laptop peserta dan server target terhubung dalam jaringan kabel. Bukan jaringan wireless.

Gambar. 03
Suasana kompetisi, saat para peserta Jakarta beradu digdaya
Peserta juga tidak diijinkan untuk menggunakan laptop pribadi. Semua laptop disediakan dari panitia dengan jenis dan konfigurasi yang sama (Laptop Acer Aspire 5050/5052ANWXMi). Tugas peserta adalah mengambil dan mengumpulkan potongan file gambar dari server target, dan mengambil potongan gambar yang telah diletakkan pada folder tertentu di masing-masing laptop peserta.

Gambar. 04
Tampak tim panitia sedang mempersiapkan peralatan yang akan digunakan untuk pertandingan Grand Final
Lihat Videonya di YouTube
Jadi selain menyerang server panitia, peserta juga bebas untuk menyerang peserta yang lain. Dengan kata lain, selain menyerang, peserta juga harus bertahan. Saat kompetisi baru dimulai sempat terjadi insiden mati listrik. Untung hal ini tidak berlangsung lama, dan konon penyebabnya akibat salah cabut steker oleh panitia

Gambar. 05
Head to head
Kompetisi berakhir setelah berlangsung kurang lebih 1 jam. Server target berhasil dibobol oleh para peserta. Jawara ditentukan, dan pemenang utama adalah Tim Padang (Andri Wardhana & M. Imam Rasyid .M), pemenang kedua Ahmad Attas (Makassar), dan pemenang ketiga Franky Yusianto dan xxx (Semarang). Pemenang pertama berhak atas laptop Acer Ferrari, dan piala bergilir. Pemenang kedua Acer LCD 17″ dan pemenang ketiga printer Samsung. Sementara untuk peserta grand final lainnya berhak untuk mengikuti training gratis dan ujian sertifikasi dari Fortinet Indonesia.
Lihat Video Pemenang..

Gambar. 06
Piala Khusus untuk pemenang utama
Langsung didatangkan dari USA
Training Fortinet
Sore harinya para peserta menginap di penginapan / Hotel Mansion Kuningan. Meski bukan penginapan besar namun setidaknya nyaman untuk dihuni. Jaraknya yang dekat dari Menara BIP (Kantor CTI = Main distributor produk Fortinet, termasuk juga Redhat, Oracle dan Riverbed) - tempat para peserta akan mengikuti training Fortinet - tentu menjadi nilai lebih. Acara malam hari banyak dipakai oleh peserta untuk ngumpul-ngumpul “begadang“. Saling bertukar informasi, bahkan sempat membuat kompetisi hacking sendiri lengkap dengan soundtrack Play life-nya “Safri Duo” sebagai backsound ala Panhac yang lalu. Sementara itu upaya untuk mencari “free hotspot” rupanya gagal dilakukan berhubung lemahnya sinyal wifi yang diterima dari hotel

Gambar. 07
Para peserta Grand Final Panhac 2007 foto bersama di lobby hotel..
Pelatihan berlangsung dari tanggal 2 sampai 3 Agustus. Hari pertama diawali dengan pengenalan apa itu Fortinet dan produk yang dijual. Salah satunya adalah Fortigate, sebuah alat semacam router sekelas Cisco namun dengan beragam fitur plus mulai dari IDS sampai dengan kemampuan virtual networkingnya. Alatnya sederhana, namun jangan ditanya harganya. Mencapai puluhan juta rupiah

Gambar. 08
Foto close up salah satu mesin Fortinet yang dipakai di CTI
Selain teoritis peserta diajak mengeksplorasi lebih dalam alat ini, seperti cara mengkonfigurasi dan praktek membuat virtual networking dengannya.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada hari Jumat sore, tanggal 3 Agusutus 2007. Ditandai dengan pembagian sertifikat keikutsertaan training Fortinet kepada masing-masing peserta.
Viva hacker Indonesia!
(majalah-linux)
Acara, Security
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Trackback from your own site.

kpn ya gw bisa ikut+menang panhac????
schwartz on 09.01.07perlu blajar apa aja sih?
Huakakakakka garila pisan huakakakka
0r4ng324n3h on 09.26.07He..he..
Apa kabar NILA, I Miss U.
Kapan melorot lage …
Seandainya waktu itu kamu dateng ke hotel tempat kami menginap…
To Panitia:
M?_S?_D???? on 01.22.08Sexy Dancernya minta dibagiin kaos tuh.
ikutan M?_S?_D???? namanya !!
wakakakka M?_S?_D???? …. nakal ya !!! iya sih .. jadi kangen ama suasana duluw … kapan ya kita bisa ngumpul2 kaya gt lagi, begadang sambil buat kompetisi hacking kaya yang di kamar gw duluw.
KANGEN !!! palagi ama “Neng anak2 finalis pada mau isengin AA. Jangan percaya ya neng !!”
sayang ya akhirnya mereka bubar jg
NILA : Tetaplah jadi fenomena PANHAC yang tidak terpecahkan !!!!
A?_W?_S???? aKa Y?Ya?T on 03.10.08hallo nama aq jerry, o ya mas2 aq butuh bantuan, aq pny proyek di salah satu mall pihak mall mau pake wifi kira2 ada buku ato ebook gimana trik installasi wiffi serta setingnya
jerry on 06.03.08Salam Kenal… BAng
G.Firmansyah on 09.04.08bang boleh juga lo bikin komen untuk diphoto… pas-pas buanget.. sip dah..
bagi-bagi dong bang ilmu hacknya??? klu mo belajar hank mulai dari mana bang? boleh dong nanya,,,,,,
G.Firmansyah on 09.04.08