Liputan: “Jadi Peserta” PANHAC 2007 di Bali
Pada hari Selasa, 17 Juli kemarin, bertempat di gedung SMKN 1 Denpasar (Ubung) dilangsungkan kompetisi Pazia National Hacking Competition (PANHAC) 2007. Acara yang terselenggara berkat kerjasama antara Pazia-Acer, SMKN 1 Denpasar dan lokal partner Balisoft ini diikuti dengan antusias oleh masyarakat Bali. Hal ini terbukti dari 110 laptop yang tersedia 90an lebih terisi oleh peserta.

Gambar 01.
Beginilah suasana saat blie-blie “hacker” kongkow - kongkow..
Pendaftaran ulang dimulai sejak pukul 12 siang. Setelah makan siang acara dibuka pada pukul 1 dengan tarian tradisional Bali yang dibawakan oleh siswi-siswi SMKN 1 Denpasar. Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia, perwakilan SMKN1 Denpasar, pihak Balisoft, promosi produk Acer diwakili oleh Bapak Michael Sunggiardi, dan seminar singkat tentang security dan hacking oleh Wakapoltabes Manado. Yang menarik dari seminar ini adalah pernyataan bahwa di Indonesia belum ada hukum yang mengatur kriminalitas di internet / cyberlaw. Namun untuk kejahatan tersebut bukan berarti Polri sebagai institusi kepolisian tinggal diam. Polri tetap menggunakan undang-undang KUHP yang ada untuk mencekal mereka. Tidak hanya pembobolan kartu kredit, namun arisan palsu berantai juga termasuk kegiatan yang dianggap sebagai perbuatan kriminal dan dijerat oleh hukum yang ada.

Gambar. 02
Sdr. Dani Firmansyah saat menjelaskan aturan kompetisi
Tepat pukul tiga sore, kompetisi dimulai dengan penjelasan aturan pertandingan oleh tim pengarah Sdr. Dani Firman Syah (xnuxer) dan Sdr. Toto Atmojo (to2). Dalam Laptop Acer Aspire seri 5052 yang digunakan oleh para peserta telah terinstal sistem operasi Ms. windows XP Professional SP2, dan didalamnya telah disediakan tools-tools hacking untuk windows, termasuk distribusi linux Backtrack yang dapat langsung dijalankan dari Windows dengan menggunakan aplikasi freeware VMware player.

Gambar. 03
Sdr. Dani Firman Syah dan Sdr. Toto Atmojo dari tim pengarah tengah memandu acara
Koneksi jaringan menggunakan koneksi wireless dengan ip otomatis yang diperoleh dari DHCP server. Adapun tugas dari peserta adalah menjebol salah satu server utama panitia (sisanya ada 5 server bayangan) dimana didalamnya berisi potongan file gambar yang harus diambil. Dimana lokasi server panitia tersebut, adalah tugas peserta untuk menebak dan menganalisanya. Pada lomba kali ini ip target server dan ip peserta dipatok pada ip 99.99.xxx.xxx. Dengan jumlah sub mask (xxx) sebanyak 255 node dan di tiap node (xxx yang terakhir) ada 254 IP maka ada kemungkinan IP server target ada diantara 64.770 IP. Dalam tempo 1 jam peserta harus menemukan diantaranya
Bisa dibayangkan bagaimana tingginya trafik pada jaringan saat itu. Sembari diiringi musik dengan ritme tekno yang kental, masing - masing peserta melakukan scanning massal
Tentunya selain faktor teknis dan tools yang cepat, faktor tebak - tebakan juga cukup mempengaruhi kemenangan pada kompetisi ini. Setelah 1 jam berlalu belum ada peserta yang berhasil menemukan target. Waktu pun diperpanjang hingga 15 menit dan panitia sempat memberikan clue target menjalankan os linux dan berada pada node 250.

Gambar. 04
Scanning target

Kebetulan pada kompetisi ini salah satu redaksi majalah-linux, Sdr. Budi ikut serta. Untuk kompetisi ini redaksi telah menyiapkan salah satu live-cd berisi distribusi linux yang biasa digunakan untuk tes penetrasi bernama nUbuntu. nUbuntu ini adalah salah satu distribusi linux yang diturunkan dari Ubuntu. Namun sayang pada saat kompetisi berlangsung distribusi ini gagal mendeteksi perangkat wireless yang digunakan pada laptop ACER yang disediakan panitia. Dengan berat hati dan sempat kecewa, redaksi memanfaatkan Os Windows yang disediakan panitia. Namun beruntung didalamnya telah tersedia aplikasi - aplikasi yang biasa dijumpai di Linux seperti nmap scanner, metasploit, backtrack, putty, dan aplikasi - aplikasi lain. Sempat mencoba backtrack yang dijalankan dari vmware player namun kembali kecewa. Meski kartu wireless dapat dikenali otomatis, namun aplikasi berjalan lambat dan setiap masuk modus grafis keyboard tidak bisa dipakai untuk menginput. Barangkali aplikasinya terlalu berat ya
Pantang menyerah redaksi menggunakan tools open source berbasis windows yang telah disediakan panitia untuk melakukan penetrasi.

Gambar. 05
Redaksi menjalankan serangan dengan memanfaatkan MetaExploit Framework
Kompetisi ditutup, dan sambungan server diputus tepat pukul 4 lewat 15 menit sore (WITA). Pukul setengah lima diumumkan pemenangnya. Adapun pemenangnya adalah peserta dengan ip 99.99.30.141. Tak disangka salah satu redaksi berhasil memenangkan kompetisi ini. Tidak disangka karena sebelumnya panitia mempersilahkan bagi siapa saja yang berhasil mengeksploitasi target untuk maju kedepan. Dan ada 3 orang yang maju. Meski dari seluruh peserta belum ada yang berhasil menembus target, panitia memutuskan pemenangnya adalah peserta yang paling lama dan paling banyak melakukan serangan ke mesin target.

Gambar. 06
IP yang redaksi gunakan
Menurut ketua panitia kompetisi, Michael Sunggiardi, kompetisi ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan tehnologi hacking kepada masyarakat. “ Tujuannya agar image hacker tidak selalu negatif. Hacking juga bisa digunakan untuk tujuan positif. Kita juga ingin agar orang yang tertarik tehnologi ini lebih memilih menjadi white hacker,”jelasnya.

Gambar. 07
Pak Michael bagi - bagi doorprizes 1
Pada kompetisi ini pemenang berhak atas ACER Aspire Notebook 5052, Tiket Final kompetisi Panhac di Jakarta tanggal 1 Agustus mendatang, dan voucher training senilai US$200 dari FORTINET tanggal 2-3 Agustus. Di akhir acara ketua panitia, Bapak Michael Sunggiardi tidak lupa membagi-bagikan door prize berupa boneka kepada para peserta yang paling banyak banyak membawa kunci, dan yang Kartu Tanda Penduduk (KTP-nya) nya sudah kadaluwarsa paling lama

Gambar. 08
Pak Michael bagi - bagi doorprizes 2
Anda tertarik untuk ikutan? Jangan lewatkan sisa pertandingan yang masih akan dilangsungkan di: Lampung, Makasar, dan Jakarta mulai 21 Juli mendatang. Tips untuk Anda: selalu berdoa sebelum bertanding, jangan tegang, pakai feeling, dan gunakan tools yang tepat
Jadwal pertandingan sisa silahkan lihat disini.
Selamat untuk panitia Panhac yang berhasil menyelenggarakan acaranya dengan sukses khususnya di Bali! Thanks for bli Chris
(majalah-linux)
Tools2 hacking bisa diperoleh disini
Popularity: 35%
8 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
This
work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 License.
since Apr/06-2007 - majalah-linux is powered by baliwae webhosting and maintained by
Toko.Baliwae, Indonesia - the shop of linux maniac
Entries and comments feeds.







/swt dah, seri notebook ku dipake buat kompetisi. dan hadiah juga.. LOL..
emang Wireless nya ga bisa kedetek neh di keluarga ubuntu. ampe sekarang masih desperate nginstal ga bisa2 terus.
Comment by vandai — July 19, 2007 #
“Meski tidak berhasil menjebol server, panitia tetap memilih seorang juara bernama Budi dari Denpasar. “Ia menjadi juara karena paling lama berada di dalam server panitia,” kata Michael.”
Maksudnya Budi siapa nihh??
Comment by milisdad — July 19, 2007 #
ada2 saja n_n
keren euy..
kapan nih di bandung?tepatnya di STT Telkom?
Ditunggu loh bos…
Comment by putu shinoda — July 20, 2007 #
[…] AMD Turion 64 Mk-38 (2.2 Ghz, 512 L2 Cache). Os Bawaan Laptop ini Pazia Linux, yang tempo hari ada perlobaan hackingnya […]
Pingback by masagi elmuna Install Ubuntu di Laptop Baru (Gagal) « — August 9, 2007 #
tunggu aja tanggal mainnya
Comment by zero_tux — August 14, 2007 #
nak sttt bakal ngadain acara
gede
kalo nggak terlalu sibukkkkkk
tp…………
Comment by zero_tux — August 14, 2007 #
Di semarang kapan ya???
Comment by agus — August 27, 2007 #
tolong kasih tau ya, kalo da acara di semarang and bandung.
I will bi right there…… port port port port port….. check it and bye….
Comment by JURAGAN — November 28, 2007 #