Bali: Seminar IGOS 24-25 Mei 2007!
May 23rd, 2007 by redaksi

Sejak di deklarasikan pada tanggal 30 Juni 2004 oleh lima Departemen/Kementerian inisiator, Program Indonesia, Go Open Source!, perlahan tapi pasti mulai dikenal masyarakat. Berbagai kegiatan yang telah dilakukan seperti: Seminar dan Pelatihan, mendapat respon yang baik dari pengguna maupun pemerhati Teknologi Informasi di Indonesia. Hal ini sangat menggembirakan kita semua. Lebih lanjut diharapkan dapat lebih menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk meraih kemandirian bangsa dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya pengguna perangkat lunak (software) legal. Dari beberapa alternatif yang ada, pilihan untuk mengunakan dan mengembangkan open source software (OSS) merupakan pilihan cerdas baik dari segi ekonomi (karena sangat rasional) maupun keamanan (open source software sangat handal).
Melihat sisi positif manfaat OSS maka pengembangan aplikasi dan sosialisasi penggunaan OSS harus terus didukung dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis open source. Berkaitan dengan hal tersebut maka Kementerian Negara Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi serta Pemerintah Kabupaten Jembrana akan menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya dengan tema “Melalui IGOS (Indonesia, Go Open Source!) Kita Tingkatkan Daya Saing Bangsaâ€, pada tanggal 24 dan 25 Mei 2007 di Hotel Sanur Paradise Plaza Bali. Acara tersebut akan berlangsung mulai Pukul 9 pagi sampai pukul 3/4 sore WITA
Rencananya beberapa pejabat tinggi negara termasuk Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) akan hadir sebagai pembicara.

Gambar 01.
Undangan resmi acara seminar IGOS di Bali
Dalam seminar dan lokakarya ini, pengguna dan pengembang aplikasi OSS akan berbagi pengalaman terkait dengan penggunaan dan pengembangan OSS, sekaligus memperkenalkan aplikasi Desktop berbasis OSS kepada seluruh instansi pemerintah daerah di Indonesia dan masyarakat Bali. Pada kesempatan ini juga akan dilakukan demo aplikasi IGOS. Seluruh rangkaian acara seminar/lokakarya ini akan disiarkan secara Teleconference ke 40 (empat puluh) perguruan tinggi di Indonesia yang tergabung dalam jaringan INHERENT ( Indonesian Higher Education Network). Dan sebagai sumber pemancar adalah Universitas Udayana Denpasar yang merupakan salah satu simpul dari jaringan INHERENT tersebut.
Dengan semangat “Kreativitas tanpa Batas†dan maju bersama Indonesia, Go Open Source! kita galang semangat berinovasi kemandirian di kalangan masyarakat Indonesia.
Dikutip dengan sedikit modifikasi:
Update: Untuk mengikuti acara ini peserta dipungut biaya Rp. 200.000,- untuk mengganti biaya makan di hotel.
(majalah-linux)
Acara, Pemerintah, Pendidikan, Pergerakan
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Trackback from your own site.

wah baru dapat sms ama dosen kampus gw di ISI dps. ternyata bayar 200rb… wah mendingan buat bayar kuliah deh.. mahal bener. bener ga tuh infonya,atau mengada2
devux on 05.23.07Budi,
to3de on 05.23.07ikut ga ???
klo mau aku jemput dech … hehehehe…
untuk #1
redaksi telah konfirmasikan kepada pihak panitia (andrari _at_ inn.bppt.go.id) dan menyatakan memang benar peserta dipungut biaya Rp. 200.000. Jadi tidak free alias gratis sepenuhnya
redaksi on 05.23.07update terbaru: salah satu panitia acara asal bali mengatakan linuxer bali silahkan datang saja. gak perlu bayar
hayooo.. pada datang yang berminat dan tidak sibuk atau lagi nganggur 
redaksi on 05.23.07klo bayar… nggga dech!
to3de on 05.23.07klo gratis mauu… biar ga dpt mkan
di tempat. bila perlu bw nasi bungkus…. huehuehuue….
mdh mdhan bung redaksi ga sibuk besok.
dapat info lagi dari dosen gw.disuruh dateng ke kampus puskom isi dps, jam 7.30 am nanti berangkat bareng, bagi yang mau ikut, ikut delegasi isi dps aja.Katanya gratis,,, susah nih cari temen 10 orang,itu info dari dosen karawitan di tlp ama dia, GRATIS katanya.
devux on 05.24.07Wah, kemahalan bos..klo bayar segitu.btw, klo benar gratis..mau dunk.tp gw lg di bandung nih, kuliah… T_T wah, ntar share di youtube ajah ya.share juga ilmunya, biar semua dapat.oh ya, dibandingkan IGOS, fedora lebih enak klo dijadikan server.serahu gw dr pengalaman ajah.Bisa kasi solusi agar IGOS seenak di fedora?jujur nih..beberapa hal di IGOS yg terbaru pun ada bugsnya.cm gw ga tau menanganinya.master..tulung dunk. T_T
putu shinoda on 05.24.07gw udah ikuting seminarnya bersama teman2 dikampus.. walaupun dari temen gw aja dan dari bagian puskom isi.Enaknya hanya ngenet gratis dan kenceng.. ketemu si putu de juga disana. Soal IGOSnya banyak juga sih yang datang walaupun mahasiswanya sedikit. Igosnya masih kurang support dan susah juga untuk di install dikomputer yang agak lama, walaupun sudah diinstall masih lemot, pertamanya aja kemudian setelah itu,,, lama bener.Masih kurang familiar dengan linux lainnya.Untuk orang yang familiar dengan linux aja masih sudah tuk coba ini itu. All hasil gw masih pakai Ubuntu dan install di kampus,, IGOSnya,,, perlu perbaikan2 lagi atau pindah distro aja.Tapi lumayan si seminarnya, yang tadinya katanya bayar 200rb jadi gratis deh.
devu on 06.07.07