Kawan atau Lawan?

susecrashwin.jpg

cd linux.. dapatkan disini!

Sumber: http://www.novell.com/coolsolutions/tools/17936.html

Popularity: 4%

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. #1

    disatu sisi, kemauan Redmond company-nya si Micro Gate, dalam menggandeng Novell yang telah membeli SUse Linux, adalah pedang bermata dua, satu mata menguntungkan (dalam hal ini bahwa menjadi tanda Micro Gates telah mengakui kekuatan Linux dengan berbagai Distronya yang mencengangkan dunia, dan tidak bisa dianggap sebelah mata lagi)
    pada sisi mata yang lain, akan menghancurkan kominitas Linux yang selama ini notabene adalah komunitas yang mengutamakan kebersamaan dalam suka dan duka (keterbukaan dalam segala hal) open is open. dengan masuknya Micro gates maka akan meracuni para pengembang distro untuk memikirkan kuntungan sesaat seperti Microsoft yang besar dalam keuntungannya, tentu saja hal ini akan melahirkan komunitas yang tidak sehat.
    linux tidak lagi dapat menjadi sebuah alternatif pendobrak kemajuan Software dunia.
    bila Novell (suse linux), terbawa arus kesana dengan mengikuti jejak redmond valleys, maka pengembang distro lainnya bukan tidak mungkin akan mengikutinya, apalagi bila sudah merasakan nikmatnya laba, dan gelimang uang.
    lalu cita - cita Linus Torvals yang mulia yang ingin mendobrak status Quo dunia Operting Sistem yang selama ini hanya dikuasai Microsoft, sebagaian kecil Apple dengan OSX-nya dan IBM dengan OS/2 -nya, yang mana OS-OS tersebut harus membayar dengan merogoh kocek yang dalam banget untuk mendapatkannya. sedangkan dengan Distro Linux- kita cukup merogoh kocek sekedarnya, sudah dapat membantu semua orang didunia untuk melek teknologi.
    maka perlu dicermati lagi masuknya Bill Gate dalam komunitas Open Sources dengan menggandeng Novell.
    siapapun pengembang distro yang berkolaborasi dengan Propietary Company Software, seharusnya mengedepankan keterbukaannya, jadi perusahaan propietary tersebut yang harus membuka kodenya ( yang mengikuti kode etiknya komunitas Open source) jangan malah open source yang mengikuti iramanya Propietary company tersebut.
    nah apakah Novell menerapkan hal tersebut????
    bila tidak, maka komunitas open source perlu mngucilkannya, sebagai bentuk sock moral teraphy.
    harus diakui dengan jujur kita semua butuh uang untuk menjalankan pengembangan sebuah softeware, tapi jangan jadikan uang tersebut sebagai segala - galanya, kenapa, bila hal tersebut terjadi bukan tidak mungkin produk yang dihasilkan adalah produk yang asal jadi, karena mengejar penjualan dan keuntungan, sehingga mempercepat release produknya, padahal produk tersebut belum tentu lulus test.
    sekali lagi berhati - hatilah dalam bekerja sama dengan perusahaan profit oriented.

    go… open source… bravo

    Comment by budivinola — May 1, 2007 #

Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



 Use OpenOffice.org
Add to Technorati Favorites


PageRank Checking Icon kde-user

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 License.
since Apr/06-2007 - majalah-linux is powered by baliwae webhosting and maintained by
Toko.Baliwae, Indonesia - the shop of linux maniac
Entries and comments feeds.