Hemat Energi Dengan Kernel Baru Linux 2.6.21
Kernel Linux 2.6.21 baru saja dirilis. Linus Torvalds si pencipta mengatakan “Perubahan besar yang dimulai di versi 2.6.21 ini adalah diubahnya seluruh timer agar mendukung sistem tanpa detak (tickless) - atau yang dikenal dengan istilah Dynticks (red). Perlu pembaca ketahui, fitur multitasking pada kernel sebelumnya menggunakan sistem tradisional untuk timernya dimana interupsi timer dijalankan dalam jumlah tertentu setiap detiknya, bahkan termasuk saat sistem sama sekali tidak melakukan apapun alias idle. Sementara dengan sistem Dynticks ini interupsi timer hanya dilakukan pada saat dibutuhkan saja. Dengan penggunaan sistem baru ini akan sangat menguntungkan khususnya pada perangkat seperti laptop yang menggunakan batere, karena dapat menghemat penggunaan energi listrik oleh CPU hingga beberapa Watt pada saat tidak dipakai/ idle.

Fitur ini juga sangat berguna pada aplikasi virtualisasi, karena dapat mengurangi kelebihan beban pada sistem akibat eksekusi notifikasi timer yang berlebih yang dilakukan secara bersamaan khususnya pada sistem yang menjalankan banyak virtual cpu.
Kernel versi ini juga memiliki kemampuan virtualisasi VMI-nya yang makin baik dibanding versi sebelumnya. Fitur lainnya adalah, command line kernel yang lebih besar, opsi tambahan untuk ZONE_DMA, dukungan untuk CPU PA SEMI untuk arsitektur berbasis Cell dari Toshiba, dukungan untuk PS3 yang lebih baik, dukungan terhadap NFS IPv6, dukungan penulisan pada filesystem UFS2, fitur enksripsi yang lebih disempurnakan, dan tambahan berbagai driver baru.
Daftar fitur baru selengkapnya dapat Anda lihat di sini dan download kernelnya disini..
(majalah-linux)
Popularity: 5%
7 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
This
work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 License.
since Apr/06-2007 - majalah-linux is powered by baliwae webhosting and maintained by
Toko.Baliwae, Indonesia - the shop of linux maniac
Entries and comments feeds.







Jadi linux tuh OS yang ramah lingkungan karena hemat energi.
Ayo para pegiat lingkungan’ gunakan linux sebagai sistem operasi Anda dalam bekerja
Comment by asf — April 29, 2007 #
Emang bener! linux-2.6.21 itu kenceng abis ‘n’ terasa lebih ringan dari versi 2.6.x lainnya apalagi pas make virtualisasi kayak program virtual box
Comment by baskara — April 30, 2007 #
Wah..jadi pengen nyoba nih kernel baru yg katanya kuenceng itu….
Oprek-oprek kernel bareng yuukkkzzz…..
Kapan & Dimana…??
Ada yg mo join..???
Comment by ton_malaka — May 4, 2007 #
buat #3
btw kernel ini paling bagus lagi kalo prosesornya dual core. soalnya ada opsi khusus buat itu. meski di kernel 2.6.20 ada tapi opsinya di 21 ini lebih spesifik 
ayooo
Comment by redaksi — May 4, 2007 #
Tapi aq coba compile kernel di Ubuntu 7.04 koq kaga bsa yaa!!! error gtu! apa package utk compile msh kurang yaa!!
kaga ngarti seeh!!!
minta bantuannya dunk!! ;P
Comment by hendra — May 11, 2007 #
sama aku nyobain di dapper eh ko gagal..
duh master gmn c caranya?
Comment by h1leudbulu — May 31, 2007 #
[…] dari Fedora menjadi makin mudah dan cepat. Rilis ini mendukung KDE sepenuhnya, menggunakan kernel tickless yang dapat menghemat konsumsi listrik khususnya untuk laptop, mendukung banyak perangkat wireless, […]
Pingback by Majalah Linux Online » Rilis: Fedora 7 — June 2, 2007 #