Pemerintah Korea Selatan Aktif Mendukung Gerakan Open Source

Dilansir dari Korean Times, Pemerintah Korea Selatan merencanakan akan menghabiskan dana 4 milyar Won - sama dengan 4.29 juta US$ atau 39 milyar rupiah (1 US$ = Rp.9,100) - pada tahun ini sebagai dukungan nyata terhadap pelaksanaan program open-souce.
Kementerian Informasi dan Komunikasi Korea Selatan kemarin mengatakan akan memberikan dukungan finansial pada universitas-universitas dan pemerintah daerah, yang mengadopsi platform dan perangkat lunak open source. Komputer pribadi juga akan menjadi perhatian utama pada tahun ini.
“Kami telah menyebarluaskan pemakaian perangkat lunak open source untuk server sejak bertahun-tahun lalu. Namun, untuk platform PC saat ini masih didominasi oleh perangkat lunak proprietary, dan kami ingin mengubah keadaan tersebut”, kata Park Sung-woo, direktur pada kementerian.
“Awal bulan depan ini, kami akan memilih para calon penerima dana tersebut diantara para mereka yang sudah mendaftar. Kita berharap sejumlah besar model kota atau universitas akan muncul melalui proyek ini “, imbuh Park.
Seperti Park katakan, pasar server lokal telah terbagi oleh banyak kompetitor termasuk para pemain open-source. Namun untuk pasar komputer pribadi (PC), sistem operasi Windows masih menguasai hampir 99 persen pasar lokal.
Keseriusan pemerintah Korea untuk mendukung program open source telah cukup dibuktikan dengan kenyataan kalau mereka telah menghabiskan total dana mencapai 96 milyar won dalam 3 tahun terakhir.

Gambar 01.
Kota Gwangju di Korea Selatan, Kota Linux pertama di Asia
Kementerian Informasi sebelumnya telah menunjuk Kota Kwangju sebagai Kota Linux dan Universitas Propinsi Gangwon sebagai universitas Linux pada tahun lalu. Dalam situs resminya Kota Kwangju disebutkan sebagai sister city -nya kota Medan di Indonesia.
(majalah-linux)
1 Comment »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
This
work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 License.
since Apr/06-2007 - majalah-linux is powered by baliwae webhosting and maintained by
Toko.Baliwae, Indonesia - the shop of linux maniac
Entries and comments feeds.






[...] Korea Selatan menuju pada Open Source. [...]
Pingback by Kelebihan dan Kekurangan Linux … bagian 1 « Stephan Agung’s Weblog — July 17, 2007 #