BadVista, Kampanye Anti Microsoft, Propaganda Pro Free Software

cd linux.. dapatkan disini!

badvista_no_littering2.pngBadVista adalah nama gerakan yang diluncurkan oleh Free Software Foundation (FSF) sejak akhir tahun lalu. Tujuan BadVista adalah melindungi kemerdekaan user dalam berkomputer, menentang pemakaian Microsoft Windows Vista serta mempromosikan perangkat lunak bebas sebagai solusi alternatif.

Gerakan ini mengorganisir para pendukung free software agar aksi-aksi protes mereka terhadap Microsoft - yang dianggap telah mencuri kebebasan di siang bolong itu - dapat berlangsung efektif. Berita - berita baru terus dilancarkan dan ditembakkan - guna mematahkan propaganda pemasaran Windows Vista. Dan yang terakhir adalah menyediakan gerbang akses seluas-luasnya dan informasi yang ramah bagi pemakai baru yang ingin beralih ke perangkat lunak bebas.

Gerakan BadVista menganggap sistem operasi baru besutan Microsoft yaitu Windows Vista sebagai langkah mundur bagi kemerdekaan user. Sudah seharusnyalah apabila muncul perangkat lunak baru, perangkat tersebut akan membuat user bisa melakukan hal-hal yang lebih dengan komputernya dibanding sebelumnya. Namun tidak demikian dan justru sebaliknya, Vista mengekang kebebasan itu. Vista menerapkan fitur baru, Digital Rights Management (DRM), yang seharusnya lebih tepat bila disebut “Digital Restriction Management” (Restriction = pembatasan), karena teknologi ini menyebabkan user tak berdaya atas kendali komputernya. Kendali yang sebenarnya dipegang oleh para vendor dan media besar.

Pakar security ternama Bruce Schneir bahkan dengan gamblang mengatakan, “Windows Vista memiliki fitur yang sebenarnya tidak Anda perlukan. Fitur - fitur ini membuat reliabilitas dan keamanan komputer menjadi berkurang. Mereka akan membuat komputer Anda tidak stabil dan berjalan lambat. Mereka akan menimbulkan permasalahan teknis. Mereka bahkan mungkin akan meminta Anda untuk mengupgrade perangkat keras dan perangkat lunak yang ada. Dan fitur-fitur tersebut sebenarnya tidak mengerjakan hal yang penting. Sebenarnya, mereka justru tidak memihak pada Anda. Mereka yang dimaksud disini adalah fitur Digital Right Managagement (DRM) yang ditanam dalam Vista, yang kendalinya ada di tangan industri besar hiburan. Dan Anda tentu saja tidak dapat menolaknya.”

Oleh BadVista dipaparkan bahwa DRM adalah sumber masalah bagi user namun justru merupakan senjata pamungkas Microsoft dan Media Besar dalam mengendalikan komputer Anda guna:

    • Memutuskan program-program mana yang dapat dan tidak dapat dipakai
    • Memutuskan fitur komputer atau software mana yang dapat dipakai. - Bahkan dapat memaksa user untuk menginstall program baru meskipun user tidak menginginkannya. (ini sama saja melanggar hak dan privasi kita).
    • Membatasi akses user ke beberapa program dan bahkan membatasi akses user ke data nya sendiri.

      Dengan Vista, komputer kitalah yang justru mengawasi apa yang kita lakukan. Pengawasan yang terus-menerus yang dijalankan oleh komputer tentu saja memakan resource dan memori, inilah alasan utama kenapa Microsoft meminta kita untuk membeli perangkat keras baru yang lebih bertenaga untuk dapat menjalankan Vista. Mereka ingin kita membeli / mengupgrade perangkat keras baru bukan karena si user membutuhkannya, namun karena si program pengawas yang membutuhkannya.

      Membeli Vista asli sekalipun, tidak akan menyebabkan kita memiliki Vista seutuhnya. Windows Vista, sama seperti versi Windows sebelumnya adalah perangkat lunak proprietary. Itu artinya kita bukan memilikinya namun hanyalah menyewanya dengan batasan-batasan pemakaian yang diatur dalam lisensi. Dan buruknya itu semua tanpa disertai kode sumber. Jadi hanya Microsoft saja yang dapat mengubah dan mengetahui pasti apa yang sebenarnya berjalan di komputer kita. Microsoft mengatakan bahwa penerapan lisensi ini adalah yang terbaik, namun TIDAK bagi komunitas Linux dan opensource yang tidak mau dibodohi dan dibohongi. Mari kita dukung kampanye BadVista, tolak Vista, gunakan perangkat lunak bebas (free software).

      Merdeka!

      32 Comments »

      RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

      1. #1

        Setujuuuu…..

        Tolak Microshit Vista…!!!!

        Kita terlahir untuk berpikir merdeka, berbicara merdeka, dan ber-coding merdeka.

        ..::Keep’n Free Minded::..
        Komunitas Software Merdeka Universitas Udayana Bali.

        Comment by /ton_malaka — April 9, 2007 #

      2. #2

        Vista…Vista…
        Kau itu rakus duit karena hardware-nya kudu canggih dan tentunya mahal.

        Optimalkan, perangkat Anda dengan OpenSource…

        Comment by asf — April 9, 2007 #

      3. #3

        hasta la vista windows

        Comment by Eko — April 9, 2007 #

      4. #4

        kok gw sama sekali ga ada keinginan buat nyobain vista yah?

        Comment by nzr — April 9, 2007 #

      5. #5

        hancurkan vista……!!!!!

        gue pake Open SuSE 10.2, 3D desktop lebih keren…..

        Comment by widi ardianto — April 10, 2007 #

      6. #6

        setuju!!!! manusia seharusnya tidak jadi budak atau memperbudak manusia lain!!!

        Knowledge Is Belong To The World!!!!!!!!!!!!!!

        Comment by r-win — April 10, 2007 #

      7. #7

        kekekeke…bagus juga nih Bos beritanya…bukan maksud menjelek-jelekkan OS lain, lha wong saya blajar komputer awalnya juga dari OS Wind**s kok, cuma…kalo ada sistem lain yang lebih powerfull, knapa tidak!!!
        tetep nikmat pake Slackware kekekkee…

        Comment by jampes — April 11, 2007 #

      8. #8

        vista = monopoli = kompeni = penjajah
        gempur aja tuh …..

        Comment by rief — April 11, 2007 #

      9. #9

        Vista = koruptor, soalnya sama-sama ngabisin duit!!

        lebaih baik pake GNU/Linux memori onboard 8mb udah kenceng pake beryl

        Comment by alie — April 11, 2007 #

      10. #10

        ga masalah se pakai vista atau bukan itu kan hak asasi seseorang yang mau pakai vista monggo yang ga mau ya monggo la wong kita belajar dan bekerja sedikit banyak pakai windows kok hehehehe. linux juga baik n powerfull hehehe

        Comment by koko — April 12, 2007 #

      11. #11

        … tapi sayang distro linux tak mampu bersaing dalam hal penampilan dan kemudahan instalasi driver.

        Coba saja ada distro yang seindah dan semudah vista, bener-bener good-bye dah vista….

        Comment by labib — April 12, 2007 #

      12. #12

        bener kata bos labib, kalo saja ada distro
        Linux yg mampu dalam hal kemudahan instalasi driver aja, g ogah pake windows,

        Comment by kamal — April 13, 2007 #

      13. #13

        setuju bnanget..udah ada kok Ubuntu yg punya kemmapuan aerodinamis kayak Vista.search at Youtube for the video (keyword:hacking)

        Comment by putu_shinoda — April 14, 2007 #

      14. #14

        we born to be free

        Comment by baskara — April 30, 2007 #

      15. #15

        [...] (Red. Informasi terkait DRM dapat Anda baca dalam artikel lain: BadVista, Kampanye Anti Microsoft, Propaganda Pro Free Software ) [...]

        Pingback by Majalah Linux Online » Richard Stallman: Mengapa Upgrade ke GPL Versi 3 — June 10, 2007 #

      16. #16

        buang duit buat beli VISTA(KAYAK NAMA KONDOM HAHAHAHAHAH…),MENDING SUMBANGIN BUAT PANTI ASUHAN/YAYASAN AMAL/IGOS,lagi pula ms windows keliatan hebat,karna drivernya cuman dibuatkan,pc aku aja100%pake linux,lagi pula studiku aja pakaiGNU/LINUX KULIAX(www.kuliax.ugm.ac.id^_^)hiduuuuuuppppp OPENSOURCE,FREEDOM TO BE YOURS!!!!

        Comment by go!!!!!!ndrek — June 12, 2007 #

      17. #17

        katanya thn 2009 bakal rilis windows “vienna”, skalian aja windows viegra ^_^

        Comment by tripel-x — June 25, 2007 #

      18. #18

        Wah, cucok sekali itu. Sebagai seorang muslim, daripada jihad ngebom-ngebom nggak jelas dan merugikan diri sendiri, mendingan jihad dengan cara DA’WAH ANTI MICROSOFT DAN DA’WAH PENGGUNAAN FOSS.
        HIDUP LINUX, HIDUP FOSS, GO TO HELL MICROSOFT……………………

        Comment by Aa Rose — August 13, 2007 #

      19. #19

        emang… enakan juga pake linux… pa lagi suse 10.3, asyik banget toeh. Vista? udah boros, nyekik, i hate Microsoft!!!! But, boeat para pengembang Linux, plis dong masalah tampilah lebih baik dan joss lagi? emang sih pake xgl udah sip banget, tapi tampilan tetep biasa tuh… but, i love you linux, bener deh!

        Comment by joss — October 17, 2007 #

      20. #20

        Program paling cepet prosesnya di Windows kan kalo gak salah yang namanya BSOD itu yach ????? mode oon = on

        Comment by agus — December 5, 2007 #

      21. #21

        Aku dukung Bad Vista.
        masak nggak bosen pakai microcok

        Comment by iwansetiawan — December 26, 2007 #

      22. #22

        [...] Dukung Kampanye Bad Vista Diterbitkan 26 Desember 2007 Linux Dukung Kampaye Bad Vista. Baca artikelnya :BadVista, Kampanye Anti Microsoft, Propaganda Pro Free Software [...]

        Pingback by Dukung Kampanye Bad Vista « Iwan Setiawan — December 26, 2007 #

      23. #23

        ikutan deh, dah cape nih sama Mikocok

        Comment by lukmanf — January 30, 2008 #

      24. #24

        Ternyata kita bukan lagi negara yang merdeka…, tapi telah terjajah lagi. saat ini oleh microsoft. Dengan kemesraan pemerintah dengan bill gatels. tadi malam.., kuaaaciaaaaan deh… bangsa ini…, hobi banget dijajah oleh korporat lagi..

        Comment by ajib — May 10, 2008 #

      25. #25

        Hahaha.. saya lucu ngeliat orang2 komentar di sini.
        pertama2 no offense.. hanya menyarakan pendapat saja. tidak bermaksud untuk flame atau mencar musuh,

        1. bukannya wajar yah.. kalau orang buat software susah2, lalu software nya di jual. kalau ternyata memang gak suka ya gak usah di beli. beres kan?

        kok masih ada gitu orang yang menghina-hina. ya kalau saya nganggapnya itu reaksi berlebihan.

        linux powerfull, oke.. linux gratis oke.. so? ngapain menghina-hina..

        microsoft banyak errornya.. so? emang semua software begitu di ciptakan langsung sempurna?
        di software design (kebetulan profesi saya) orang pasti pernah mendengar kata iteratif dan incremental.
        jadi? what’s wrong dengan microsoft?

        kampanye anti microsoft silahkan,microsoft gak pernah menentang, kalau alasannya logis, mau pindah OS silahkan, kalau cuman komentar2 ceplas ceplos gak da alasan? (kritik buat yg comment, bkn bwt artikelnya) btw saya juga pake opensuse, tapi saya gak pernah menghina2 microsoft. kalau orang nanya ke saya, saya jelaskan kelebihan GNU/Linux opensuse (KDE 4 , YAst , desktop interaktif, turunan slackware, meskipun community nya masih kalah sama ubuntu dan gentoo karena release nya yang bla bla..)tanpa menjelek2an microsoft.

        toh saya masih menghargai mereka.

        dan untuk di bidang2 tertentu microsoft masih menjadi pilihan utama. contoh: game. saya pernah terlibat game development. dan (sekali lagi no offense) microsoft masih menjadi pilihan utama. lihat saja forum2 game development indonesia. so? kalau microsoft gak ada? temen2 kita yang di sana mungkin belum menemukan jati diri dan bakat mereka.

        jadi, buat teman2 yang berkomentar, harap berpendapat yang sopan dan tidak menghina, kecuali dengan alasan yang objektif.

        terima kasih, sekali lagi no offense.

        Comment by andy — August 24, 2008 #

      26. #26

        Windows Vista adalah salah satu OS handal yang pernah saya gunakan. Walau terkadang fitur-fitur barunya kurang diperlukan, tetapi untuk pengguna multimedia dan gaming PC seperti saya ini Vista sangat berguna. Graphic Vista benar-benar dedicated untuk berbagai game terbaru, dan multimedianya pun patut diacungkan jempol. Sungguh, Vista adalah OS terhandal yang pernah saya gunakan setelah XP…

        Comment by Dwiky — September 20, 2008 #

      27. #27

        saya dukung open source nya tapi bisa bantu gak.. saat ini saya masih memakai winXP bajakan yang ada dan saya ingin migrasi ke Ubuntu Linux.. gimana ya cara install modem hp smart d1200p soalnya di ubuntu gak bisa.. thanx..

        Comment by hikmah maulana — January 22, 2009 #

      28. #28

        saya seorang pengguna sistem operasi ubuntu,karena kelebihannya dibandingkan sistem operasi proprietary macam windows, salah satu yang terpenting adalah segi kebebasan dalam mempelajari dan menggunakannya. Dan salah satu cara yang terpenting dari promosi free software adalah dengan selalu mengedapankan keunggulan yang dimiliki dan memperbaiki kelemahannya bukan dengan memjelekkan (bad campaign) yang proprietary. Justru hal itu dapat menjadi bumerang bagi penyebarluasan faham free software tsb.Suatu konsep,produk,nilai,barang, dan jasa yang benar mempunyai manfaat besar bagi masyarakat dengan harga yang bersaing pasti akan diapresiasi tinggi.

        Comment by dedy muller — February 9, 2009 #

      29. #29

        Gua juga mo bermigrasi ke freeware, bosan mbajak terus. mending mbajak sawah ada hasilnya panen kalo mbajak software hasilnya masuk bui kalo ketahuan. hehehe

        Comment by effendy — June 3, 2009 #

      30. #30

        Yup, betul juga kata mas andi. Jangan terlalu fanatik pada OS tertentu. Masalahnya lebih kompleks dari yang kita bayangkan. Pertama kali berkenalan dengan komputer, 99,99 % pasti pake windows, Tul nggak ? Bagaimanapun ‘Windows bajakan’ ikut mencerdaskan bangsa kita. Meskipun yang dipake bajakan. Saya sendiri berusaha mengurangi ‘produk bajakan’ sedikit demi sedikit. Tanpa mencela si windows, toh masing-masing sudah punya pasar sendiri-sendiri. Contoh : Linux Slackware yang paling susah [menurut saya] cocok buat saya yang hobby ngutak komputer. di pojok desa, yang lihat komputer aja belum pernah mungkin cocok jika diperkenalkan dengan Windows. Ya wis gitu aja, hanya sekedar renungan buat kita

        Comment by grand — July 8, 2009 #

      31. #31

        bad banget…!!!vista lola..

        Comment by chae — November 2, 2009 #

      32. #32

        Apa? Linux kalah bagus tampilannya dengan Vista?

        Belum pernah lihat CompizFusion ya?

        Kalau sudah lihat mungkin pendapat mereka akan berubah mengenai Vista! Buat apa bayar tampilan jika dengan Rp 0 kita sudah dapat Linux+CompizFusion dengan segala keindahannya?

        Selamat tinggal…jendela…

        Comment by ademalsasa — January 7, 2010 #

      Leave a comment

      XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="" escaped="">


       Use OpenOffice.org
      Add to Technorati Favorites


      PageRank Checking Icon kde-user

      Creative Commons License
      This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 License.
      since Apr/06-2007 - majalah-linux is powered by baliwae webhosting and maintained by
      Toko.Baliwae, Indonesia - the shop of linux maniac
      Entries and comments feeds.